Berita

Kerjasama UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung dengan Forum Literasi Lampung

BEDAH BUKU “PENDIDIKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA” DORONG PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI MASYARAKAT

Bandar Lampung – UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung bekerja sama dengan Forum Literasi Lampung (FLL) menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku “Pendidikan Kerukunan Umat Beragama” pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Lantai 1 UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kerukunan umat beragama serta memperkuat budaya literasi melalui diskusi buku yang konstruktif dan edukatif.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor I UIN Raden Intan Lampung, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D. Dalam sambutannya, Prof. Andi Thahir menyampaikan bahwa literasi dan moderasi beragama merupakan dua aspek penting yang harus terus dikembangkan di lingkungan akademik maupun masyarakat luas. Menurutnya, buku dan kegiatan ilmiah seperti bedah buku dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Selanjutnya laporan kepanitiaan yang disampaikan oleh Kepala UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung, Dr. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.Ag. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan bedah buku ini merupakan bagian dari komitmen UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pengembangan literasi masyarakat melalui berbagai program edukatif dan kolaboratif. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., dosen UIN Raden Intan Lampung, sebagai narasumber sekaligus penulis buku Pendidikan Kerukunan Umat Beragama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa yang majemuk. Buku tersebut membahas konsep, nilai, dan praktik pendidikan kerukunan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat guna menciptakan suasana yang harmonis dan saling menghargai perbedaan.

Sebagai pemantik diskusi, hadir Dr. Zainudin Hasan, S.H., M.H., dosen Universitas Bandar Lampung (UBL) yang memberikan tanggapan kritis terhadap isi buku. Ia menyoroti relevansi tema kerukunan umat beragama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman sejak dini.

Jalannya acara dipandu oleh Tri Septianto, S.Sos., M.M., pustakawan UIN Raden Intan Lampung, selaku master of ceremony. Sementara sesi diskusi dimoderatori oleh Dr. (C.) Aghesna Rahmatika Kesuma, M.Si., Sekretaris Forum Literasi Lampung, yang berhasil menghidupkan suasana dialog antara narasumber dan peserta.

Peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa, dosen, pegiat literasi, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu pendidikan dan kerukunan umat beragama. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi diskusi berlangsung. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat peserta terhadap tema yang diangkat dalam buku.

Selain memperoleh wawasan baru mengenai pendidikan kerukunan umat beragama, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize berupa buku, tumbler, dan voucher makan gratis yang disediakan oleh panitia. Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah mitra, di antaranya Gramedia, Penerbit Erlangga, Notiz Hut, dan berbagai komunitas literasi di Provinsi Lampung. Melalui kegiatan bedah buku ini, UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung dan Forum Literasi Lampung berharap dapat terus menumbuhkan budaya membaca, memperkuat tradisi akademik, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama sebagai salah satu pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

Translate »